20 Cara Meningkatkan Traffic Website Hingga 2X Lipat

11 min read

Cara Meningkatkan Traffic Website

Cara Meningkatkan Traffic Website – Semua pemilik website dan blog pasti pasti sangat menginginkan jika website yang di kelolanya selalu di banjiri pengunjung setiap saat. Hal itu wajar karena memang tujuan utama dari di buatnya website adalah untuk mendapatkan pengunjung dari internet yang nantinya dapat di konversikan menjadi calon konsumen. Atau bisa juga dengan memasang iklan di dalam website dan mendapatkan penghasilan dari iklan tersebut.

Dari awal kamu membuat website pasti kamu sudah menggunakan berbagai cara untuk bisa meningkatkan traffic website. Mulai dari update artikel secara rutin, berbagi ke sosial media dan bahkan beriklan. Tapi sayang usaha yang kamu lakukan masih belum memberikan hasil yang di inginkan. Traffic website kamu masih saja berjalan di tempat, padahal kamu sudah melakukan berbagai metode untuk meningkatkannya.

Lalu kamu bertanya-tanya apakah cara yang kamu lakukan sudah benar? Nah, karena itulah dalam artikel ini kami akan memberikan panduan lengkap bagaimana cara meningkatkan traffic website dan blog hingga 2 kali lipat. Tentu saja metode yang kami berikan ini sudah kami buktikan sendiri dan kami praktikan sendiri pada beberapa website dan blog yang kami kelola.

Cara Meningkatkan Traffic Website

Setidaknya metode yang akan kami berikan di artikel ini mampu untuk mendongkrak traffic website dan blog hingga 2 kali lipat. Jadi siap-siap saja website dan blog yang kamu kelola kebanjiran pengunjung. Tak usah menunggu lagi berikut ini kami paparkan bagaimana cara meningkatkan traffic blog dan website hingga 2 kali lipat.

1.Melakukan Riset Kata Kunci

Salah satu kesalahan fatal yang kerap di lakukan oleh para pemilik website dan blog adalah tidak melakukan riset kata kunci. Kebanyakan dari mereka hanya mengandalkan ide pribadi saja dalam menulis sebuah artikel, padahal ini sangat tidak di anjurkan ketika kamu ingin meningkatkan traffic website. Hanya mengandalkan ide tanpa riset kata kunci malah akan menyulitkan website kamu untuk di temukan pada mesin pencari.

Mungkin menurut kamu ide yang kamu miliki terdengar menarik menurutmu, tapi belum tentu menurut orang lain. Bisa saja ide yang kamu miliki sama sekali tidak menarik bagi orang lain dan traffic website kamu akan sulit untuk naik. Dengan melakukan riset kata kunci kamu dapat mengetahui kata kunci mana saja yang sedang trending atau yang banyak di cari oleh pengguna internet di mesin pencari.

Ada banyak cara untuk melakukan riset kata kunci. Banyak pula tools yang bisa kamu gunakan untuk mencari kata kunci yang kamu inginkan untuk website dan blog kamu. Misalnya saja seperti Google Keyword Planer, Google Trends, Ubersuggest dan masih banyak lagi lainnya. Gunakan salah satu tools di atas untuk mencari kata kunci yang tepat.

2,Menargetkan Long Tail Keyword

Ketika kamu sedang mencari keyword baik dengan menggunakan tools atau dengan cara lain maka kamu akan menemukan dua jenis keyword, yaitu Short Tail Keyword dan Long Tail Keyword. Keduanya memiliki perbedaan, Short Tail Keyword adalah jenis kata kunci yang hanya memiliki satu atau dua kata saja. Biasanya kata kunci jenis ini memiliki tingkat pencarian yang sangat tinggi tetapi di imbangi pula dengan tingkat persaingan yang sangat tinggi.

Kebalikannya, Long Tail Keyword adalah jenis kata kunci yang terdiri dari 3 kata atau lebih, Biasanya kata kunci jenis ini memiliki tingkat persaingan yang rendah tetapi volume pencariannya juga rendah. Pada umumnya Short Tail Keyword kebanyakan sudah di kuasai oleh website besar sehingga sangat sulit untuk mengimbangi arau bahkan menyusulnya.

Maka dari itu lebih baik kamu prioritaskan untuk menargetkan Long Tail Keyword. Meskipun memiliki volume pencarian yang rendah tetapi tingkat persaingannya juga rendah. Sehingga potensi untuk mask ke halaman sati mesin pencari Google masih sangat besar. Perbanyak menargetkan Long Tail Keyword maka secara perlahan traffic website dan blog kamu akan naik sedikit demi sedikit.

3.Gunakan LSI Keyword

Banyak pemilik website maupun blog yang hanya fokus menggunakan satu kata kunci utama yang telah di riset sebelumnya. Ini tidak salah, hanya saja ini kurang efektif karena tidak semua orang menggunakan variasi kata kunci yang sama ketika melakukan pencarian di mesin pencari Google. Pada umumnya sebuah tools riset keyword hanya memberikan daftar kata kunci kaku dengan variasi kata yang sangat terbatas.

Umumnya sebuah sistem riset kata kunci akan menyeragamkan beberapa kata kunci serupa yang banyak di cari, sehingga variasi kata kuncinya sangat terbatas. Maka dari itulah kamu juga perlu menggunakan kata kunci LSI. LSI Keyword adalah singkatan dari Latent Semantic Indexing atau sering juga di sebut dengan kata kunci turunan.

Penjelasan singkatnya, LSI Keyword adalah kumpulan kata kunci yang di temukan pada satu topik dan saling terhubung satu sama lain. Kamu dapat menemukan LSI keyword baik secara menual maupun menggunakan bantuan tools seperti LSIKeywords dan LSIGraph. Tambahkan LSI Keyword pada setiap artikel yang kamu buat.

4.Buat Artikel Berkualitas

Artikel berkualitas adalah artikel yang mampu memberikan informasi dan solusi yang bermanfaat untuk para pembaca. Salah satu ciri artikel berkualitas adalah mampu memberikan informasi secara lengkap. Jadi jumlah kata pada artikel juga sangat berpengaruh pada kualitas suatu artikel yang kamu buat. Lalu berapa rata-rata jumlah kata di setiap artikel yang kamu buat? A[alah 300 atau 500 kata?.

Jika jumlah kata yang kamu tulis masih berisar di angka tersebut, maka mulai sekarang tingkatkan jumlah kata di setiap artikel yang kamu buat. Perlu kamu tahu jika panjang artikel juga menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan peringkat website dan blog kamu di mesin pencari. Google menganggap jika artikel yang panjang dalah artikel yang lengkap sehingga bisa memberikan jawaban atas pertanyaan dari para pencari.

Berdasarkan survei da analisa yang di lakukan sebuah lembaga mengatakan jika panjang rata-rata artikel website yang berhasil masuk ke dalam halaman satu mesin pencarian adalah 1890 kata. Jadi berusahalah untuk melebihi jumlah kata tersebut atau setidaknya mendekati. Nah, jika kamu merasa kesulitan untuk menulis artikel sepanjang itu kamu juga bisa memesan jasa penulisan artikel SEO murah dari Matadigital.

Meski begitu jumlah kata di setiap artikel juga harus menyesuaikan dengan topik yang akan kamu bahas. Misalnya saja artikel seputar resep makanan, umumnya artikel seperti ini hanya membutuhkan panjang 700 sampai 800 kata saja. Apakah tetap bisa masuk halaman satu Google? Sangat bisa, asalkan artikel yang kamu berikan memiliki informasi yang lebih lengkap dan jelas dari para kompetitor yang telah lebih dahulu berada di halaman satu Google.

5.Buat Judul Artikel yang Menarik

Judul merupakan hal pertama yang akan di lihat orang pada hasil pencarian. Berdasarkan survei yang di lakukan oleh Copyblogger, mengatakan jika 8 dari 10 orang mengaku melihat judul terlebih dahulu sebelum mengklik artikel tersebut. Tetapi hanya 2 dari 10 orang yang memang sungguh-sungguh membaca keseluruhan artikel yang mereka klik. Dari sini sudah jelas betapa pentingnya untuk membuat judul artikel yang menarik.

Ada banyak metode untuk membuat judul artikel yang menarik. Contohnya seperti pada artikel yang kami buat ini. Di mana kami menggunakan dua metode yaitu menggunakan angka dan list “20 Cara Meningkatkan Traffic Website Hingga 2 Kali Lipat”. Para pencari lebih menyukai judul artikel seperti ini.

Kedua kamu pun harus mengutarakan dengan jelas apa yang ingin kamu bahas dalam artikel. Misalnya saja kamu membahas mengenai backlink, maka kamu dapat menuliskan judul Pengertian dan Manfaat Backlink untuk Meningkatkan SEO Website. Maka dengan begitu, para calon pembaca bisa mengetahui sedikit apa yang akan mereka dapatkan nanti setelah mengklik judul artikel kamu di mesin pencari.

Ketiga, kamu juga bisa memasukkan beberapa kata sifat yang kuat kedalam judul artikel. Ada banyak sekali kata sifat yang bisa kamu gunakan tergantung dari pembahasan apa yang ingin kamu berikan. Kata-kata sifat yang umum di gunakan pada judul artikel seperti terbaik, jitu, populer, ampuh dan lain sebagainya. Gunakan kata sifat yang terasa pas untuk di masukkan ke dalam judul artikel kamu.

6.Tambahkan Visual yang Menarik

Panjang artikel saja tidaklah cukup, kreativitas juga dibutuhkan dalam membuat konten yang menarik agar para pembaca tidak merasa bosan ketika membaca artikel kamu. Jika artikel kamu hanya menyajikan tulisan saja, maka para pembaca akan merasa bosan dan malah langsung keluar dari website kamu. Pengunjung yang langsung keluar tanpa membaca artikel kamu di namakan dengan Bounce Rate.

Perlu kamu tahu jika bounce rate juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi peringkat website kamu pada mesin pencari Google. Apabila bounce rate terlalu tinggi, akibatnya adalah peringkat dan traffic website kamu akan menurun. Masalah ini dapat di atasi dengan membuat visual konten kamu menjadi lebih menarik. Caranya adalah dengan menambahkan gambar atau infografik ke dalam artikel.

Menambahkan gambar selain membuat pembaca merasa lebih betah, juga akan membantu para pembaca dalam memahami isi konten yang kamu berikan. Tetapi perlu di ingat gambar yang ingin kamu tambahkan ke dalam artikel juga perlu di optimasi terlebih dahulu. Agar SEO On Page website kamu semakin bagus.

7.Tambahkan Video ke Dalam Artikel

Agar bisa bersaing dengan para kompetitor kamu di tutut untuk membuat artikel yang panjang dan lengkap. Tapi di sisi lain artikel panjang juga menjadi masalah tersendiri bagi para pengunjung website kamu. Jika dengan menambahkan gambar serta infografik di rasa masih belum efektif untuk menurunkan bounce rate dan menahan pengunjung agar bisa bertahan lebih lama di website, maka kamu perlu juga menambahkan video ke dalam artikel.

Video merupakan salah satu konten yang paling di sukai oleh banyak orang, apalagi untuk orang yang malas membaca. Karena kita hanya perlu melihat dan mendengarkan saja. Dengan menambahkan video di dalam maka akan membuat para pengunjung semakin betah untuk berlama-lama di website kamu. Dampaknya kualitas dari website dan blog kamu pun akan semakin baik di mata mesin pencari Google.

8.Optimasi Loading Website

Mengoptimasi kecepatan website juga menjadi salah satu cara meningkatkan traffic blog dan website kamu. Berdasarkan riset yang di lakukan oleh Google, mendapatkan analisa jika 53% pengguna internet akan langsung keluar dari halaman website jika loadingnya lebih dari 3 detik. Nah, jika kecepatan website kamu lebih dari 3 detik maka kemungkinan risiko untuk di tinggalkan oleh para pelanggan maka akan semakin besar.

Dampak paling buruk adalah bounce rate akan meningkat dan peringkat serta traffic website kamu akan terus turun. Ada banyak Ada banyak cara untuk meningkatkan kecepatan website kamu. Di antaranya adalah dengan mengoptimasi gambar, memilih hosting yang tepat, memilih tema yang ringan dan lain sebagainya.

9.Website Harus Responsif

Hanya mengandalkan loading cepat saja masih belum cukup ampuh untuk mendongkrak traffic website kamu. Kamu juga harus memastikan jika website kamu memiliki tampilan yang responsif, sehingga tampak bagus ketika di akses dari berbagai perangkat baik dari desktop maupun mobile. Apalagi mayoritas pengguna Internet kini lebih sering mengakses internet melalui perangkat mobile.

Berdasarkan analisa dari Google, di ketahui bahwa lebih dari 90% pengguna internet dari Indonesia mengakses internet lewat perangkat mobile. Nah, beruntungnya kamu karena kebanyakan tema website baik itu WordPress maupun Blogger telah mendukung responsif. Sehingga kamu tak perlu melakukan apa-apa lagi cukup install dan aktifkan tema saja, maka tampilan website kamu akan langsung tampil responsif pada semua perangkat.

10.Manfaatkan Internal Link

Pengertian internal link sendiri merupakan link yang mengarahkan dari satu halaman ke halaman lainnya dan itu berasal dari satu website yang sama. Meskipun internal link terdengar sepele, tapi internal link mampu memberikan dampak yang besar untuk website kamu. Karena dengan internal link Google mampu mengetahui konteks dan hubungan antara halaman satu dengan halaman lainnya yang ada di website kamu.

Melalui internal link pulalah Google bisa mengenali mana halaman yang paling penting pada website kamu. Maka dari itu penting sekali untuk membuat konten yang saling berhubungan satu sama lainnya. Dalam kasus ini, kamu bisa melihat di dalam artikel ini ada beberapa internal link yang kami letakkan. Setiap internal link pasti berhubungan dengan topik yang di bahas pada artikel ini.

11.Melakukan Link Building

Cara menaikkan traffic blog dan website berikutnya adalah dengan melakukan link building? Link building adalah kegiatan untuk mendapatkan backlink. Backlink sendiri merupakan bagian dari SEO dan masih menjadi salah satu faktor penting Google dalam menilai peringkat suatu website. Ada banyak cara untuk mendapatkan backlink, mulai dari dengan melakukan guest post, membuat thread di forum dan membangun PBN sendiri.

Tapi satu hal yang perlu kamu ingat, bahwa backlink yang kamu dapatkan haruslah memiliki kualitas yang bagus. Backlink yang berkualitas pastilah berasal dari website yang berkualitas pula. Backlink yang berkualitas akan mampu mendongkrak peringkat website kamu di mesin pencari. Sedangkan backlink yang berkualitas justru akan memberi dampak yang buruk bagi peringkat website di mesin pencari.

Oleh sebab itu jangan asal-asalan dalam membangun backlink. Lakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap website yang ingin kamu tanami backlink. Kabar baiknya Matadigital juga sudah menyediakan jasa backlink murah. Di mana setiap website di kelola dengan sangat baik sehingga kualitasnya tetap terjaga. Dengan matrix yang baik, PBN dari Matadigital mampu mendongkrak peringkat website kamu.

Baca Juga: Manfaat Backlink untuk Meningkatkan SEO website

12.Tambahkan Tombol Share

Setiap pemilik website dan blog pasti menginginkan jika artikel yang di tulisnya di bagikan oleh banyak orang. Jika memungkinkan artikel tersebut dapat menjadi viral di sosial media. Semakin viral artikel milik kamu di sosial media, maka semakin banyak pula traffic yang akan di dapatkan. Maka dari itulah, supaya pembaca mau membagikan artikel kamu ke media sosial mereka maka sediakan pula tombol share di website dan blog kamu.

Terdapat banyak sekali tombol share ke media sosial yang dapat kamu gunakan pada website. Dengan berbagai fitur menarik akan semakin memudahkan para pembaca untuk membagikan artikel kamu ke sosial media mereka. Jika kamu menggunakan platform WordPress maka ada banyak sekali pilihan plugin sosial media terbaik yang dapat kamu pasang di website WordPress.

13.Aktif di Berbagai Komunitas

Orang-orang yang memiliki pekerjaan yang sama biasanya akan membuat sebuah komunitas atau kelompok khusus. Biasanya mereka akan menggunakan platform seperti Facebook, situs forum, WhatsApp dan sejenisnya. Kamu bisa memanfaatkan komunitas tersebut untuk mendongkrak traffic website. Caranya adalah dengan bergabung dengan komunitas yang sesuai dengan website kamu.

Misalnya saja website kamu membahas seputar kucing, maka kamu dapat bergabung dengan komunitas pecinta kucing atau pecinta hewan. Kamu bisa membagikan konten yang bermanfaat seputar kucing kepada mereka. Dengan cara inilah traffic website kamu akan naik secara drastis.

14.Update Artikel Lama

Setelah kamu menerbitkan banyak artikel, maka hal selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah melakukan evaluasi konten. Evaluasi ini sangat penting untuk mengetahui performa dari artikel yang telah kamu terbitkan sebelumnya. Melalui evaluasi ini, kamu dapat mengetahui artikel mana saja yang belum bisa mendatangkan traffic yang besar ke website kamu.

Kamu tidak perlu menghapus artikel tersebut, melainkan kamu bisa memperbaharui artikel tersebut agar artikel tersebut terlihat lebih fresh. Untuk bisa melakukan evaluasi artikel kamu membutuhkan bantuan tools Google Search Console. Di mana dalam Google Search Console kamu bisa mengetahui kata kunci mana saja yang berhasil tersaring di setiap halaman blog dan website kamu.

15.Relaunch Artikel yang Sudah di Update

Update artikel lama dengan mengedit isinya saja masih belum cukup. Setelah kamu memperbaharui artikel lama, kamu bisa membagikan artikel tersebut ke media sosial. Kamu dapat memberitahukan bahwa kamu telah memperbaharui artikel lama kamu. Nantinya kamu dapat menuliskan tulisan “Update” pada judul artikel tersebut. Cara ini pun sangat efektif untuk menaikkan traffic website dan blog kamu.

16.Kirim Email Marketing

Banyak orang yang meremehkan email marketing. Alasannya karena banyak orang yang beranggapan jika email marketing itu sangat mengganggu. Padahal email marketing ini masih cukup efektif untuk mendatangkan traffic ke website. Bahkan menurut studi yang di lakukan oleh McKinsey yang membuktikan bahwa email marketing 40 kali lebih efektif mendatangkan traffic di bandingkan dengan Twitter dan Facebook.

17.Gunakan Paid Search

Traffic website tidak hanya bisa kamu dapatkan dari organik search saja. Melainkan kamu juga bisa mendapatkan traffic tinggi dari paid search. Paid search sendiri merupakan fitur yang ada di Google, di mana fitur ini memungkinkan halaman website kamu tampil di posisi atas hasil pencarian untuk kata kunci yang relevan dengan bisnis kamu. Selai Google, mesin pencari lain seperti Bing juga memiliki fitur semacam ini.

Dikarenakan Google adalah mesin pencari yag paling banyak di gunakan orang termasuk juga di Indonesia, maka sangat di sarankan untuk menggunakan layanan Google Ads. Dengan Google Ads kamu bisa menargetkan audience spesifik yang sesuai dengan bisnis atau website kamu. Kamu bahkan dapat memperkecil dan memperluas jangkauan pencarian berdasarkan lokasi, usia, jenis kelamin, pekerjaan dan minat.

18.Manfaatkan Situs Medium

Membagikan artikel kamu ke media sosial dan komunitas kamu saja masih belum cukup, ada satu platform lagi yang juga layak untuk kamu coba yaitu Medium. Medium memungkinkan kamu untuk melakukan republish alias menerbitkan kembali artikel kamu ke Medium melalui fitur yang bernama import.

Dengan fitur import tersebut Medium akan menerbitkan kembali artikel yang ada di website kamu ke dalam platformnya serta akan memberikan canonical link. Canonical link ini berfungsi untuk memberitahukan kepada mesin pencari Google bahwa dua artikel yang identik atau serupa merupakan satu URL yang sama. Sehingga hal ini tidak akan memberikan dampak yang buruk untuk SEO website kamu.

Bukan hanya itu saja, kamu juga dapat membuat artikel baru yang masih satu topik dengan artikel di website kamu. Nantinya kamu dapat menambahkan link yang mengarah ke salah satu halaman website kamu. Dengan begitu kamu akan mendapatkan backlink gratis. Meskipun backlink tersebut no-follow tetapi masih layak untuk kamu coba.

19.Riset Kompetitor

Di dalam dunia bisnis kompetisi untuk menjadi yang terbaik adalah hal yang sudah biasa. Maka dari itu mengawasi pergerakan dari kompetitor kamu adalah hal yang sangat penting untuk di lakukan. Jangan sampai kamu kecolongan atau di di salip oleh kompetitor dalam memperebutkan posisi teratas mesin pencari. Salah satu tools yang dapat di gunakan untuk melakukan riset kompetitor adalah Ahrefs.

Di dalam Ahrefs, kamu dapat menemukan fitur Site Explorer, di mana fitur yang satu ini memungkinkan kamu untuk mengecek performa sebuah situs website. Site Explorer akan menampilkan beberapa laporan seperti kualitas backlink, peringkat domain, kata kunci yang di pakai hingga kualitas organik pengunjung dari suatu situs. Untuk bisa menikmati fitur ini kamu harus berlangganan Ahrefs dengan membayar sejumlah uang.

20.Perbaiki Kualitas SEO On Page & Off Page

Meskipun kamu bisa mendapatkan traffic tinggi dari sosial media, tapi tetap saja traffic dari organik search harus menjadi prioritas kamu. Supaya bisa mempertahankan dan meningkatkan traffic organik, website kamu membutuhkan kualitas SEO yang baik. SEO sendiri terbagi ke dalam dua jenis, yaitu SEO on page dan SEO off page. Keduanya memiliki teknik yang berbeda tetapi memiliki fungsi yang sama yaitu untuk meningkatkan peringkat website di mesin pencari.

SEO on page sendiri merupakan langkah untuk mengoptimasi website dari sisi konten yang ada di dalam halaman website dan blog. SEO on page sendiri meliputi permalink, URL, judul, isi artikel, heading dan semua media yang ada di dalam artikel. SEO on page juga sering di sebut sebagai fondasi suatu website karena memang perannya yang sangat penting.

Selain harus mengoptimasi semua elemen yang ada di dalam website, kamu juga perlu mengoptimasi elemen yang ada di luar website dan sering di sebut dengan SEO off page. Di SEO off page ini yang harus kamu optimasi adalah bagian luar website yang mempengaruhi peringkat website dan blog di hasil pencarian. Beberapa elemen di luar website yang bisa mempengaruhi peringkat website di mesin pencari adalah backlink dan share media sosial.

Kesimpulan

Meningkatkan traffic website dan blog memang dibutuhkan usaha yang keras, waktu, dan kesabaran dalam menjalankan setiap tahapannya. Akan tetapi tidak mudah bukan berarti tidak mungkin. Dengan menerapkan cara meningkatkan traffic website dan blog yang sudah kami paparkan di atas tadi. Namun perlu dipahami jika cara di atas bukanlah cara yang mampu mendatangkan traffic tinggi hanya dalam satu malam saja. Dibutuhkan waktu dan proses serta konsisten dalam mempraktikkan setiap langkah-langkah yang kami berikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *